Pergantian Tahun

Dia menarik tanganku, membawaku mengikuti langkahnya ke tengah lapangan. Tidak hanya kami, masih ada banyak lagi orang yang berdiri di lapangan ini sambil memandang langit.

Sesungguhnya bukan langit yang ingin kami lihat, tapi sesuatu yang akan muncul di sana. Tidak ada sesuatu yang istimewa dari langit malam ini. Hanya hitam malam. Namun, hitam langit kali ini tercoreng oleh kelabu awan mendung. Mereka berkumpul perlahan-lahan, seperti orang-orang di lapangan ini yang makin lama makin merapat. Awan itu mungkin punya rencana menggagalkan gegap gempita pergantian tahun yang tinggal beberapa detik lagi.

Kami semua was-was, memandangi langit yang mulai menunjukkan kilatan. Manakah yang lebih dulu, hujan atau puluhan kembang api mahal itu?

“Mana yang ingin kau lihat?” tanyanya sambil menggenggam tanganku semakin erat. Dia masih memandangi langit.

“Jika hujan dan kembang api adalah kombinasi yang indah, aku ingin melihat keduanya,” jawabku.

Iklan

One thought on “Pergantian Tahun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s