Apa yang Harus Aku Lakukan…

Akhirnya hujan juga, seperti yang sudah kau gumamkan sejak tadi. Kelas mungkin menjadi ramai karena guru hanya memberikan tugas untuk dikerjakan sendiri. Namun, kau masih diam. Kau menikmati situasi ini untuk menciptakan duniamu sendiri. Hujan seperti ini terlalu berharga untuk kau acuhkan. Benar, kan?

Kau bertopang dagu, memandangi hujan dari jendela di samping kirimu. Kau selalu memasang wajah damai itu kala menatapnya. Kau seperti sedang melihat masa depanmu yang jauh, atau mungkin masa lalumu. Kau melihat sesuatu yang tak mungkin orang lain lihat. Ada rahasia yang kau miliki saja di balik hujan itu. Tak seorang pun yang tahu.

“Apa yang harus aku lakukan…” kau bergumam lagi. Suaramu sangat lirih. Kau tidak berharap berbicara dengan siapa-siapa. Kau bicara dengan dirimu saja. “Apa yang harus aku lakukan kalau mungkin kehidupanku sangat singkat seperti hujan ini?”

“Saat jiwaku terus menghilang seiring jatuhnya titik air hujan ke bumi. Apa yang harus kulakukan?” lamunmu, terus begitu.

“Maka aku akan meminta agar hujan tak pernah berhenti,” sahut seseorang yang duduk di sampingmu. Ucapannya membuyarkan lamunanmu, membuatmu menoleh padanya yang sedang duduk tenang mengerjakan tugas yang diberikan guru. Sejak kapan dia duduk di situ? Kau tak tahu. Kau terdiam.

Iklan

2 thoughts on “Apa yang Harus Aku Lakukan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s