Sepotong Dialog di Siang Hari

Adik dan Mama

Adik dan Mama

Adik:
*mecahin vas bunga mama*

Mama:
Wah, adik nakal ya! Nah karena adik sudah nakal, sini mama hukum!

Adik:
*mata sudah berkaca-kaca* Hukum apa, Ma?

Mama:
Mama hukum pake cium! *cipika-cipiki dalam-dalam* Selain itu adik juga harus bantu mama siapin buka puasa.

Adik:
*nggak jadi nangis* Lho, ma, adik kan puasa…

Mama:
kalo bantunya setengah-setengah nanti malah berat lho (ngiklan :P). Ayo cuci tangan dulu. Mama mau bersihin vas bunga ini dulu. Nanti kalau tangan adik luka, mama kan lebih bingung.

Adik:
*pipi merah. mata berkaca-kaca lagi* Ma, maafin adik ya…

Mama:
iya nggak papa… tapi janji ya kapan-kapan lebih hati-hati kalau main. Janji? *memberikan kelingking*

Adik:
Janji! *menjawab dengan kelingking juga. mau nangis*

Mama:
Udah ah. Jangan nangis lagi. *cium dahi adik* Ayo cuci tangan dulu. Habis itu bantu mama bikin kue buat nanti.

Adik:
Iya. *lari ke kamar mandi buat cuci tangan*

Pelajaran apa yang bisa teman-teman ambil dari dialog ini?

Sumber gambar: Adik dan Mama

Iklan

13 thoughts on “Sepotong Dialog di Siang Hari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s