BERSEPEDA: Mencari Inspirasi

Bersepeda

Bersepeda

Ketika banyak orang yang menggunakan kendaraan bermotor sebagai media transportasi, adakah yang berpikiran untuk tetap bertahan dengan sepeda kayuhnya?

Kereta angin. Itu adalah satu istilah yang sempat disinggung di film Laskar Pelangi. Artinya adalah sepeda. Sebuah kendaraan ramah lingkungan yang tidak memerlukan bahan bakar ini kiranya samakin lama semakin kecil peminatnya di Indonesia, terlebih lagi di kota-kota besar.

Di Surabaya sendiri, khususnya di kampus saya, angka perbandingan mahasiswa pengguna sepeda dan sepeda motor seperti 1:60, sementara pengguna mobil dan sepeda motor adalah 1:30. Angka ini muncul dari mana? Yah, kira-kira saja sambil iseng-iseng ngitung kendaraan di parkiran kampus. Kesimpulannya, sepeda motor sangat berjaya di sini.

Kenapa saya tidak pakai sepeda motor saja kalau mau kemana-mana?

Jawabannya simple, ga terbiasa naik motor. Saya bisa kok naik motor, tapi kalau jalanan ga rame-rame banget. Selama ini saya kalau belajar naik sepeda motor ga pernah tembus sampai ke perempatan jalan besar. Yah, mungkin karena jiwa saya yang kurang cukup kuat menghadapi cobaan (alay mode on)

Ah… tidak mau terlalu membanding-bandingkan. Saya tetap menempatkan sepeda sebagai kendaraan nomor satu tahun ini. Meskipun saya tahu betul, mengapa sepeda motor begitu menjamur di jalanan-jalanan Indonesia, saya  tetap keukeuh sama pendirian.

Demikian banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan bersepeda. Alasan klasiknya adalah untuk menjaga kesehatan. Dengan sepeda, pengendara otomatis mancal (mengayuh). Semakin jauh jarak yang ditempuh, semakin banyak kalori yang terbakar. Semakin cepat pengendara mengayuh, semakin cepat berkeringat. Ini adalah maksud tersembunyi di balik sebuah transportasi: TETAP MENJAGA KESEHATAN SELAMA BERAKTIVITAS

Alasan lainnya adalah alasan yang berhubungan dengan ekonomi, yaitu BBM alias Bahan Bakar Minyak. Sepeda tidak membutuhkan bahan bakar untuk bisa bertahan hidup. Bahan bakar sepeda adalah bahan bakar bagi pengendaranya yaitu makanan 4 sehat 5 sempurna. Ketika banyak orang berdemo dan ngantri panjang untuk mendapatkan bensin, seorang pengendara sepeda sejati akan menikmati hidupnya di bawah atap rumah yang sejuk sambil nonton berita di TV tentang kenaikan BBM. Hohoho…

Selain BBM, hal lainnya yang berhubungan dengan ekonomi adalah biaya servis kendaraan. Mungkin sepeda tidak sekeren kendaraan bermotor yang memiliki dealer atau bengkel untuk pelayanan, tapi sepeda juga punya bengkel sendiri lho yang dijamin lebih murah. Ga perlu ganti oli dan lain-lain. Yah, walaupun perlu survei dulu untuk menemukannya di kota-kota besar.

Trend ke depannya, sepeda juga kelihatannya memiliki kesan yang baik di mata orang kebanyakan. Coba teman-teman sekalian ingat! Sekarang banyak kata-kata seperti BIKE TO WORK, BIKE TO SCHOOL, dan lain sebagainya. Orang-orang yang membuat komunitas pecinta sepeda pun mulai bermunculan. Dan mungkin sempat juga ada anggapan bahwa orang yang mengendara sepeda adalah seorang pekerja keras.

Dan yang paling ramai dibicarakan sekarang… GO GREEN! Mulai banyak orang yang sadar akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan. Keberadaan asap dan polusi yang mengganggu kesehatan dan berdampak pada penipisan lapisan ozon bumi, cukup diselesaikan dengan mengganti kendaraan dengan bahan bakar yang ramah lingkungan atau… sekalian ganti ke kendaraan tanpa bahan bakar, yang tak lain dan tak bukan adalah sepeda itu sendiri.

FUHH… ada alasan lain mengapa saya suka bersepeda?

Ini adalah alasan lainnya… MENCARI INSPIRASI. Ketidakburu-buruan yang tercipta ketika mengayuh sepeda adalah saat yang tepat untuk mencari inspirasi. Pengendara bisa fokus pada apa yang ada di sekelilingnya. Hei, ternyata lingkungan di sini enak juga kalau dipandang. Mungkin sensasi ini tidak cukup didapatkan oleh para pengendara motor karena fokus mereka pada kecepatan. Dari efek lingkungan sekitar ini… siapa tahu kita pengendara bisa mendapatkan ide baru yang fresh?

Kemudian yang terakhir… ini adalah alasan paling aneh yang membuat saya senang bersepeda. Saya ingin sekali terus bersepeda hingga bertahun-tahun kemudian, termasuk hingga menjadi orang sukses yang memiliki kantor (atau dengan kata lain menjadi pejabat penting di kantor tersebut). Menurut pandangan penulis, menjadi seorang yang memiliki jabatan namun masih mengendarai sepeda adalah suatu hal yang KEREN. Bayangkan, terdapat tempat parkir tersendiri untuk sebuah sepeda… WOW!

Tapi bagaimana pun juga… alat transportasi ternyaman adalah tergantung dari personalnya sendiri. Teman-teman lebih sreg jika naik pesawat setiap hari? Silahkan!

Nah bagaimana pandangan teman-teman pada sepeda saat ini?

Sumber gambar: Bersepeda

Iklan

2 thoughts on “BERSEPEDA: Mencari Inspirasi

  1. teguh pendirian, konsisten terhadap hidup, itulah gambaran saya terhadap mas. Jadi tambah yakin untuk memperpanjang kontrak hidup dengan bersepeda.
    Memang kebanyakan saya dapat inspirasi, dan merenungi kehidupan ini lewat sepeda.
    Nice post.
    Oya, apakah mas pernah ikut komunitas sepeda.?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s