MENDADAK MELLOW: Habiskan waktu dalam diam

Tangis

Tangis

Apakah teman-teman pernah merasakan perubahan yang terjadi dalam diri? Sesuatu yang rasanya cukup aneh dan berlarut-larut.

Saya sendiri sedang merasakan adanya perubahan di dalam diri saya. Meskipun hal itu tidak terlampau jauh dibandingkan dengan keadaan yang dulu, namun sesuatu yang membuatnya menjadi “buah pikiran”-lah yang membuat hal ini menjadi tidak biasa.

Baru kali ini saya diam dan jadi kepikiran gara-gara hal itu. Sewaktu-waktu saya ketawa ngakak, bercanda bareng teman-teman, ngobrol ngalor-ngidul, dan tiba-tiba diam seribu bahasa sambil membayangkan hal apa yang harus dilakukan untuk masa depan.

Pernah suatu malam saya merasakan puncak daripada kediaman itu, hingga akhirnya pikiran benar-benar terfokus pada masa depan (yang mungkin untuk dua-tiga bulan ke depan) dan saya benar-benar bingung… SAMPAI NANGIS! Nah lo, apa nggak keterlaluan nih?

Sampai saat ini saya masih tidak menemukan jawaban mengapa saya harus menangis malam itu. Apakah ada faktor lain yang mendorong perasaan-perasaan mellow itu muncul? Apakah ada hal lain yang mengganggu pikiran saya hingga membuat semuanya menjadi kelihatan begitu serius?

Mungkin… hal itu ada benarnya.

Sebagai informasi, sebelum kejadian itu… saya nonton film 2012. Situasi di lingkungan saya pun juga mungkin sedang dalam masalah, baik itu yang kelihatan dan yang nggak kelihatan. Tentang teman. Tentang tanggung jawab. Tentang keinginan. Tentang kesadaran diri.

Entah karena dukungan malam yang cukup dingin hingga membuat pikiran saya bisa benar-benar terfokus pada satu titik saat itu. Membuatnya bekerja ekstra hingga tidak ada kantuk sedikit pun.

Huff… baru saja saya sadari bahwa sekarang ini saya lebih berhati-hati dalam bersikap, berbicara, mendengarkan, memperhatikan, menanggapi, dan mengambil keputusan. Harapannya… sikap ini menjadikan saya lebih dewasa dan sadar akan keberadaan. Hingga memunculkan kebiasaan baru… menikmati hujan sambil mendengarkan lagu-lagu kalem.

Yah, mungkin inilah kehidupan manusia. Tidak ada yang tahu kapan, tapi pasti ada suatu waktu yang menjadi titik balik. Sebuah sengatan-sengatan yang membuat diri terdiam dan ingin melakukan sesuatu yang lebih. Titik balik yang tidak hanya satu, tapi bisa berkali-kali terjadi. Akhir kata, saya hanya bisa berserah pada Sang Pencipta. Benar kan?

Apa teman-teman juga pernah merasakan hal yang sama?

Sumber gambar: Tangis

Iklan

6 thoughts on “MENDADAK MELLOW: Habiskan waktu dalam diam

  1. wah saya juga pernah tuh mengalami hal yang sama.. mungkin pada dasarnya semua orang memang pada satu masa mengalami hal2 tersebut ya.. gelisah hati tentang hidup 🙂

  2. Benar – benar sama percis seperti yang saya rasakan saat ini…..
    mewakili sekali 🙂

    dan saat itu saya merasa hidup saya tidak berguna….
    jadi terinspirasi untuk nulis ini juga, izin di copy ya mas, namun ada bagian yang akan di edit… menambahkan hal yang saya rasakan namun tidak tertulis…

    terima kasih 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s